Beberapa Cara Agar Antar Saudara Tetap Akur Hingga Nanti Dewasa

Beberapa Cara Agar Antar Saudara Tetap Akur Hingga Nanti Dewasa

Beberapa Cara Agar Antar Saudara Tetap Akur Hingga Nanti Dewasa

Masalah, sejatinya dapat muncul di antara siapa saja. Tidak cuma dengan teman atau pasangan kita. Melainkan bisa pula dengan saudara kita sendiri. Tapi, bukankah akan lebih baik jika hubungan antar saudara ini terjalin dengan harmonis?

Jika kelak kita menjadi orangtua, pemandangan rukunnya anak-anak pasti sangat membahagiakan kita. Kalau sebaliknya, kita tentu akan bersedih. Nah, di lansir dari laman midi-property.info, lima tips berikut ini bisa coba di terapkan agar anak-anak kita akur sampai kapan pun.

1. Ajarkan kerja sama, bukan persaingan

Di kutip dari laman IDN Poker 77, tentu bisa jadi sesekali kakak dan adik berada dalam satu ajang kompetisi. Namun pastikan ini hanya terjadi pada ajang kompetisi yang sesungguhnya, bukan malah mewarnai hari-hari di rumah.

Sebab jika di rumah selalu berkompetisi, sukar bagi mereka untuk tidak menganggap saudaranya sebagai musuh. Kita perlu sering-sering mengajarkan mereka kerja sama dan gak usah suka membandingkan kemampuan keduanya.

2. Tanamkan kasih sayang di antara mereka

Bukan cuma kakak yang harus menyayangi adik. Adik pun wajib menyayangi kakak. Oleh karena itu, bila anak yang lebih kecil mulai bersikap terlalu egois atau terus mengganggu kakaknya, kita harus turun tangan.

Bukan dengan langsung menghukum si adik. Namun kita perlu menjelaskan bahwa sikapnya itu membuat kakaknya tidak nyaman. Mereka harus mau belajar saling memahami dan menunjukkan kepedulian.

3. Jangan meminta salah satu terus mengalah

Biasanya, anak yang lebih tua selalu di minta mengalah dari adiknya biar gak rewel. Namun ada pula orangtua yang terlalu menomorsatukan anak sulung sehingga adiknya yang di haruskan mengalah. Dua-duanya sama-sama buruk.

Jika kakak yang harus selalu mengalah, kadang sikap adiknya menjadi makin keterlaluan. Sedang jika adik yang harus terus mengalah, usia yang lebih muda akan membuatnya mudah merasa tidak di sayangi.

Oleh karenanya, kita harus tahu kapan kakak yang harus mengalah dan kapan kita perlu mengajari si adik untuk lebih menghargai kakaknya. Lakukan ini dari mereka kecil sampai dewasa.

4. Perlakukan mereka dengan adil

Adil di sini tentu gak berarti setiap perlakuan atau pemberian harus sama. Akan tetapi bila ada perbedaan perlakuan atau pemberian, kita harus menjelaskannya secara masuk akal agar bisa di terima oleh semua anak.

Misal, memberikan uang saku yang lebih banyak pada anak yang lebih besar. Alasannya karena dia pulang lebih siang atau bahkan sore sehingga perlu membeli makan siang, bukan sekadar jajanan.

5. Selalu menasihati agar mereka menjaga kerukunan sampai kapan pun

Sekalipun tampak remeh, pesan orangtua yang terus di ulang otomatis akan melekat dalam ingatan anak. Jadi, jangan lalai untuk mengingatkan mereka akan pentingnya kerukunan terutama dengan saudara sendiri sampai kapan pun.

Jangan sampai waktu kecil akur banget, ke mana-mana bareng, tetapi setelah dewasa malah seperti musuh bebuyutan. Sampaikan pula untuk membicarakan setiap masalah secara baik-baik saat mereka dewasa, gak usah sedikit-sedikit emosi atau ada yang mendominasi.

Menerapkan kelima tips di atas memang gak menjamin anak-anak kita akan benar-benar rukun sampai dewasa. Namun makin sulit mengharapkan itu terjadi bila kita gak pernah mengaplikasikannya.

Comments are closed.