Berikut Lima Hal yang Sering Membuatmu Merasa Hidup Ini Tidak Adil, Benar?

Berikut Lima Hal yang Sering Membuatmu Merasa Hidup Ini Tidak Adil, Benar?

Berikut Lima Hal yang Sering Membuatmu Merasa Hidup Ini Tidak Adil, Benar?

Menurutmu, seperti apa hidup yang adil itu? Apakah adil berarti semua orang mendapatkan dan mengalami hal yang sama? Namun jika begitu, apakah hidup masih akan bisa berjalan dengan baik? Atau justru ketidakadilan yang banyak orang rasakan justru kunci dari berjalannya hidup ini?

Ya, kamu tidak pernah sendirian dalam merasa hidup ini tidak adil. Bahkan mungkin cuma sedikit sekali yang berpikir hidup ini sangat adil dengan caranya sendiri. Coba cek apakah tebakan kami benar, di lansir dari laman midi-property.info lima hal di bawah inilah yang kerap membuatmu merasa hidup terlalu pilih kasih.

1. Sudah bekerja keras tetapi hasilnya gak seberapa

Di kutip dari laman IDN Poker 77, yang pertama rasanya pasti capek banget ya, kalau ada di kondisi begini? Kamu membanting tulang siang malam demi sekadar membiayai hidup yang amat sederhana. Sementara di luar sana sepertinya banyak sekali orang yang bisa hidup enak tanpa perlu bekerja keras.

Batinmu, cuma mengandalkan kekayaan orangtua. Namun benarkah begitu? Atau kamu cuma gak tahu saat mereka bekerja? Mungkin memang jenis pekerjaannya gak terlalu terlihat seperti pekerjaanmu. Akan tetapi bukan berarti mereka berpangku tangan saja.

Bila pun ada yang hidup semata-mata mengandalkan kekayaan orangtua, kamu juga gak perlu terlalu memikirkannya. Bukannya iri, semestinya kamu merasa kasihan padanya. Sebab bila kelak kekayaan orangtuanya telah berkurang banyak bahkan ludes, dia akan sulit survive.

2. Sudah menjadi orang baik malah sering di sakiti

Memang gak ada jaminan menjadi orang baik akan membebaskanmu dari rasa sakit akibat ulah orang lain. Bahkan oleh orang yang jelas-jelas sudah kamu tolong dengan pertolongan besar, bahkan gak cuma sekali.

Namun memang bukan itu kan, tujuan utama kita semua perlu terus belajar menjadi orang baik? Bukan untuk menolak setiap kemungkinan terluka oleh orang lain apalagi mengharapkan balas budi. Akan tetapi lebih untuk melegakan nurani sendiri.

3. Cinta yang tulus gak berbalas, dia malah mengejar orang lain yang gak mencintainya

Berada di situasi seperti ini membuatmu bertanya-tanya, ‘Aku kurang apa lagi sih? Aku atau dia yang telah menjadi terlalu bodoh karena cinta?’ Tentu saja yang paling kamu inginkan ialah cintamu berbalas. Ini wajar kok.

Kalaupun gak, minimal dia jangan malah mengejar-ngejar orang yang gak punya perasaan apa-apa padanya. Kamu jadi merasa keberadaanmu sama sekali tidak di lihat olehnya. Padahal, kamu selalu ada untuknya.

Hanya saja, kamu juga gak boleh lupa. Saat membicarakan cinta, ini bukan cuma soal perasaanmu melainkan juga perasaannya. Kalau dia memang gak mencintaimu, cara terbaik menyikapinya memang dengan gak memaksanya. Atau dia malah akan sangat membencimu.

4. Bahkan gak bisa memilih lahir di keluarga yang seperti apa dan bagaimana kondisimu

Di antara lima hal yang sering membuatmu merasa hidup gak adil, mungkin ini yang paling sulit untuk di sibak misterinya. Kenapa kamu harus lahir di keluarga yang tidak bahagia atau serba terbatas? Kenapa kamu gak di lahirkan di keluarga yang lain saja?

Apalagi jika menyangkut kondisi bawaanmu yang barangkali membuatmu berbeda dari kebanyakan orang. Kamu jadi mengalami tahun-tahun yang sangat berat. Minder dan sering mengalami perundungan.

Hanya Tuhan yang bisa menjawab mengapa Ia menempatkanmu dalam keluarga itu dan dengan kondisimu. Namun barangkali, Tuhan hanya ingin kamu menemukan sesuatu yang sangat berharga dan mustahil di temukan oleh orang-orang yang menurutmu jauh lebih beruntung daripada kamu.

5. Yang pintar belum tentu berkesempatan sekolah tinggi, yang punya uang bisa kuliah sampai luar negeri

Tanpa bermaksud meremehkan usahamu, tetapi jika kamu berpikir seperti ini bahkan mengalaminya, sudahkah kamu mencoba mencari beasiswa? Atau sudah pernah mencarinya tetapi masih kurang maksimal?

Kamu juga bisa lho, mencari pekerjaan yang memberimu kesempatan melanjutkan pendidikan. Memang benar, keterbatasan ekonomi bisa menghambat akses akan pendidikan. Namun pada akhirnya, ini sangat di pengaruhi oleh pilihan dan tekad yang menyertai.

Terlebih setelah kamu dewasa, misalnya sudah selesai SMA atau lulus S1. Bila memang sangat ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, beasiswa atau menyambi bekerja bisa sangat membantu. Intinya sih, jangan tergesa-gesa bilang hidup tidak adil tetapi sebenarnya tekad dan usahamu sendiri yang belum cukup.

Apakah hidup harus adil? Pertanyaan ini sudah pasti akan memunculkan jawaban yang beragam. Namun yang pasti, dalam hidup ini selalu ada yang harus bisa kamu terima dan ada lebih banyak lagi yang bisa kamu ubah dengan perjuangan.

Ketahuilah dengan baik tentang kedua hal itu dan terus pikirkan kira-kira pesan apa yang hendak di sampaikan hidup padamu melalui ketidakadilannya. Jika kamu sudah bisa menangkap pesannya, kamu tidak akan lagi merasa cuma sedang dikerjain dalam hidup.

Comments are closed.