Fakta Unik Tentang BPJS Kesehatan

Fakta Unik Tentang BPJS Kesehatan

Fakta Unik Tentang BPJS Kesehatan,Diah (34) bersyukur dia menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan sejak awal tahun 2015 kemarin. Kini Diah yang bisa berobat tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun. “Buat saya ini anugerah, karena saya memang tidak mempunyai dana untuk berobat. Penghasilan saya saja pas-pasan,” kata Diah yang membuka toko kelontong kecil-kecilan di kawasan Jatinegara, Jakarta, tersenyum lebar.

Yup. Untuk sebahagian besar warga Indonesia, terutama masyarakat menengah ke bawah, hadrnya fasilitas BPJS Kesehatan memang mengembirakan sebagai pengganti asuransi kesehatan. Mereka jadi tidak khawatir ditolak rumah sakit hanya karena tidak mempunyai uang. Negara menjamin masyarakat untuk mendapatkan akses ke fasilitas kesehatan minimum dan ditengah mahalnya biaya pengobatan, BPJS kesehatan jadi solusi alternatif.

BPJS Kesehatan adalah lembaga yang menyelenggarakan program jaminan kesehatan dan mulai aktif Januari 2014 lalu. Lembaga ini bisa eksis berdasarkan dua Undang-Undang yaitu UU No 40/ 2004 tentang Jaminan Sosial Nasional dan UU no 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial.

Sayangnya masih banyak orang yang sulit membedakan antara BPJS kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Padahal BPJS Ketenagakerjaan lebih pada jaminan dan proteksi untuk ketenagakerjaan, sementara BPJS Kesehatan memang fokus pada kesehatan saja.

Berikut beberapa fakta menarik tentang BPJS Kesehatan yang menarik dketahui:

1. Tidak Ada Diskriminasi

crvl7ztze548llkjpd3j - Fakta Unik Tentang BPJS Kesehatan

Tidak Ada Dskriminasi via thinkglobalschool.org

 

Peserta BPJS Kesehatan bisa dari semua golongan dan tidak ada dskriminasi. Mulai dari orang kaya atau miskin, yang bekerja atau menganggur, yang ganteng atau yang tidak, semua bisa menjad peserta BPJS Kesehatan.

2. Membayar Iuran atau Ditanggung Pemerintah

tpvfhplfrgnmdvk20wri - Fakta Unik Tentang BPJS Kesehatan

Dtanggung Pemerintah via wordpress.com

 

Perlu dketahui BPJS Kesehatan ini bisa dbuat perseorangan atau dbuatkan oleh perusahaan tempat seseorang bekerja. Ada iuran bulanan yang harus ke bank. Namun untuk masyarakat tidak mampu, seperti fakir miskin, pemerintah akan menanggung iuran BPJS tersebut. Keanggotaan ini dsebut PBI atau Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan.

3. Iurannya dibantu Perusahaan atau Cukup Murah Buat Peserta Perorangan

t37fmyb28pcevavmazww - Fakta Unik Tentang BPJS Kesehatan

Iurannya Cukup Murah via blogspot.com

 

Ada bermacam-macam jenis iuran BPJS Kesehatan tergantung apakah si peserta bekerja d sektor mana.

  1. Pekerja d lembaga pemerintahan seperti pegawai negeri sipil, anggota TNI/Polri, pejabat negara dan pegawai pemerintah non pegawai membayar 5 persen dari total gaji, dmana 3 persen akan dbayar oleh pemberi kerja sementara peserta akan melunasi sisa 2 persennya.
  2. Pekerja d perusahaan milik negara (BUMN,BUMD) dan perusahaan swasta membayar 5 persen dari total gaji dengan ketentuan 4 persen dbayar oleh pemberi kerja dan 1 persen akan dbayar oleh pegawainya.
  3. Untuk veteran, Perintis Kemerdekaan, janda, duda atau yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan iurannya 5 persen dari 45 persen gaji pokok PNS golongan ruang III/a dengan masa kerja 14 tahun dbayar oleh pemerintah.
  4. Iuran untuk peserta pekerja bukan penerima upah, atau peserta bukan pekerja adalah berdasarkan kesanggupan dan keinginan si peserta itu itu. Iurannya bisa dbilang sangat murah dan berdasarkan ruang perawatan yang diinginkan.
Comments are closed.